Feeds:
Pos
Komentar

Aku pun terharu..!!

sebuah keluarga sederhana yang tinggal di sebuah kampung. dari hasil perjodohannya mereka di karuniai 4 orang anak. keluarga ini sangat giat dan hebatnya lagi selalu memiliki inovasi yang berbeda dengan orang lain. jika ada waktu senggang, si ibu senang bercerita masa lalunya kepada si anak bontotnya,

“dulu bapakmu tukang dagang baju keliling, awalnya cuman 2 box, lama-lama sampai 4 box, karena dari keuntungannya di kembalikan lagi untuk menambah barang. kemudian kami terinsfirasi untuk menjahit sendiri baju-baju yang di pasarkan, akhirnya memutuskan untuk membeli mesin jahit dan menjahit sendiri. waktu itu mamah baru punya 1 anak, keuntungan yang di dapat selalu kami kumpulkan dan kalo ada lebih kami belikah sepetak tanah atau emas. suatu saat bencana longsor menggusur keluarga tersebut, yang akhirnya terpaksa pindah ke tempat lain yang kampungnya lumayan rame. walau penduduknya rame namun aktifitas bisnis tidak ada.dari situ terinsfirasi kembali untuk buka toko kelontongan, yang akhirnya warung kelontongan pertama di buka di kampung itu. orang2 kampung tidak perlu lagi pergi jalan kaki ke pasar untuk beli kebutuhan sehari hari. keuntungan yang sangat luar biasa di dapat pada masa itu, beberapa kampung berbelanja ke warung kami.”

“singkat cerita modal bertambah, insfirasi jalan kembali, kami mendirikan pabrik gabah karena mayoritas di kampung tersebut adalah petani, dan pabrik tersebut adalah pabrik pertama berdiri di kampung.”

kini keluarga mereka memiliki banyak tabungan tanah dan emas. dan keluarganya bertambah dari 1 anak menjadi 4 anak. ketika anak terakhirnya kelas 5 SD, mereka memutuskan untuk naik haji dengan menjual sepetak tanah.

keluarga ini pandai melihat peluang, padahal suami dan istri sama hanya sampai SD malah tidak tamat karena kendala keuangan. tapi ketika jiwa wirausahanya besar, begitu terasa manfaatnya. teringat ketika keluarga ini pertama kali memiliki TV (orang2 kampung pada nonton ke rumah), pertama kali yang memasang tenaga surya, keluarga yang pertama kali mendirikan rumah dengan memakai tembok, yang lainnya masih dari kayu. keluarga pertama yang akhirnya memasang listrik dari PLN, keluarga pertama yang membeli kendaraan, dan lain-lain.

itulah inovasi dan inspirasi selalu tampil pertama.

Iklan

Alhamdulilah, Allah masih memeberi kesempatan saya untuk menulis di blog ini, semoga bermanfaat. Pekan kemrin saya mendapatkan kiriman pesan dari teman saya, subhanalloh artikelnya bagus sekali. Dan saya fikir bagus untuk di post kembali.
Artikel ini khusus pengingat untuk para wanita, namun bagi kaum laki-laki di perbolehkan membacanya sebagai ilmu.
Kurang lebih pesannya seperti ini :
Asma’ binti Kahariyah Fazari diriwayatkan telah berkata kepada puterinya dihari pernikahan anaknya itu:”Hai anakku, kini engkau kan keluar dari sarang di mana engkau dibesarkan. Engkau akan berpindah ke sebuah rumah dan hamparan yang belum engkau kenal dan berkawan pula dengan orang yang belum engkau kenali. Itulah suamimu.”
Jadilah engkau tanah bagai suamimu (taati perintahnya) dan ia akan menjadi langit bagimu (tempat bernaung). Jadilah engkau sebagai lantai supaya ia dapat menjadi tiangnya. Jangan engkau bebani dia dengan pelbagai kesukaran karena itu akan memungkinkan ia meninggalkanmu.
Janganlah engkau terlampau menjauhinya, agar ia tidak melupaimu. Sekiranya dia menjauhimu, maka jauhilah dia dengan baik. Peliharalah suamimu itu dengan baik. Jagalah mata, hidung dan anggotanya yang lain.
Janganlah kiranya suamimu itu akan mencium sesuatu darimu melainkan yang harum. Jangan pula ia mendengar sesuatu darimu melainkan yang enak dan janganlah ia melihatkan melainkan yang indah sahaja pada dirimu.
Kalau wanita ingin menjadi isteri yang baik, dipihak lelaki juga berhasrat memiliki wanita yang begitu. Mereka (para suami ) ingin benar punya isteri yang menyambut kepulangan dari tempat kerja dengan wajah yang manis dan ceria, senyum menawan, pakaian yang bersih dan wangi dan rumahtangga pula berada dalam keadaan bersih kemas dan terurus. Bila mata sedap memandang, tenang dan damailah hati suami.
Isteri yang solehah akan berusaha memberi wajah jernih pada rumahtangga. Kasih sayang yang lahir adalah hasil dari masing-masing hendak mencari keridhaan Allah, bukannya dorongan nafsu semata- mata. Masing-masing suami isteri meletakkan Allah dan akhirat yang lebih besar dan utama.
Isteri yang solehah tidak terasa hina menjadi pelayan suami, malah sebaliknya rasa bangga dan bahagia kalau boleh melakukan tugas-tugas itu dengan baik dan sempurna. Gembira kerana yakin dengan janji Allah sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah s.a.w yang bermaksud:”Apabila seorang perempuan mencuci pakaian suaminya, maka Allah mencatat baginya seribu kebaikan dan mengampuni dua ribu kesalahan dosanya, bahkan segala sesuatu yang disinari oleh matahari memohon ampun baginya serta Allah mengangkat seribu darjat baginya.”
“Wahai Fatimah, setiap wanita yang mengeluarkan peluh ketika membuat roti, Allah akan membina tujuh parit antara dirinya dengan api neraka. Jarak antara parit itu ialah sejauh bumi dangan langit.”
“Wahai Fatimah, setiap wanita yang berair matanya ketika memotong bawang untuk menyediakan makanan keluarganya, Allah akan mencatat untuknya pemberian sebanyak yang diberi kepada mereka yang menangis kerana takutkan Allah.”
Sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud : ” Seorang wanita yang solehah itu lebih baik daripada seribu orang lelaki yang tidak soleh dan seorang perempuan yang berkhidmat melayani suaminya selama seminggu maka ditutuplah daripadanya tujuh pintu neraka dan dibukakan lapang pintu syurga dan dia bebas masuk dari pintu mana yang disukainya tanpa hisab.”
Ingatlah, sejahat-jahat suami kita, tidaklah dia lebih jahat daripada Firaun, sedangkan isteri Firaun, Siti Asiah boleh bersabar menghadapi kesombongan dan keangkuhan Firaun sehinggakan Siti Asiah disenaraikan oleh Allah termasuk di dalam barisan antara wanita-wanita solehah yang dijamin syurga.
Oleh itu kalau suami kita masih belum diberi petunjuk janganlah kita jemu untuk memujuk dan mentarbiah, berlaku baik dan paling penting mohon dan bermunajatlah kepada Allah agar Allah mengubah hatinya untuk tunduk pada perintahNya.
Rasulullah s.a.w pernah bersabda : “Wanita yang taat akan suaminya semua burung-burung diudara, ikan- ikan di air, malaikat di langit, matahari dan bulan semua beristighfar baginya selama mana ia (isteri) masih taat pada suaminya dan diredhai (serta menjaga sembahyang dan puasanya).”
Ini benar-benar mengingatkan untuk para istri yang selama ini belum memuliakan sang suami, setelah membaca artikel ini, silahkan untuk memulai memuliakan suami, dan bagi para istri yang telah memuliakan suami, tetap di pertahankan (semoga senantiasa istikomah). Emmmhhh bagi para calon istri, semoga artikel ini menjadi bahan pembelajaran untuk bekal pernikahan anda nanti. Amin,
Syukran untuk orang yang telah menulis artikel ini, serta sahabatku tercinta terima kasih selalu mengirimkan artikel-artikel yang bermanfaat.

Berbagi Pengalaman..

Bertemu lagi dengan dunia maya…emmhhh…Subhanalloh, ada rasa kerinduan yang begitu mendalam.
Saya ingin sedikit berbagi pengalama hidup terutama berkaitan dengan kesehatan.
Ok!!! Kita mulai aja ya…
Sejak smp saya menderita penyakit mag, penyakit ini sudah tidak heran lagi…muda, tua, kakek, nenek dan siapa pun dia, banyak yang menderita penyakit ini.
Kalo di ingat ingat memang berantakan sekali soal peraturan makan buat saya. Dan salah satu factor yang menyebabkan penyakit ini adalah pola makan, juga makan buah-buahan yang tidak seimbang dengan makan yang lainnya. Emang sie..saya penggila buah-buahan terutama mangga asam,”kalo di rujak kan ajep bangettttzzz….”. hehe….inget banget tuh dulu, saya bawa sambel ke atas pohon…saya ngerujak sendirian di atas pohon jambu…, (makan nasi jadi nomor dua…hix..hix…).
Efeknya : dikit dikit mag nya kambuh, ampe obat warung nda mempan.. harus obat yang dosisnya agak tinggi….dan puncaknya pas kelas 2 SMU terkapar beberapa hari di kos-kosan karena mag nya bener bener parah…waktu itu saya ngekos sama kakak, tiap hari kakak saya ngasih promag, zaman dulu saya belum punya HP jadi ngak bisa kasih tau orang tua.
Feeling orang tua memang kuat, lagi sakit dia datang. Dengan kaget melihat kondisi saya, dia langsung bawa saya ke dokter. Dan Alhamdulilah sembuh, Heheehe…karena saya bandel…ya gitu deh setiap kali makan tidak teratur mag nya kambuh, tapi nggak parah sie…rasa sakitnya masih bisa di tahan. Satu tahun kemudian mag saya parah lagi…kali ini saya kapok…
Kemudian saya kuliah di Jakarta, jarak yang jauh dengan orang tua, lalu saya berfikir… “tidak mungkin saya mengandalkan oabt-obatan”.. dengan keteguhan hati saya berniat terapi dari pola makan yang teratur. Alhamdulilah senjata yang satu ini jitu sekali.
Saya tidak lagi mengkonsumsi cuka, pedas yang berlebihan, ngebaso sudah jarang…bisa di hitung dengan jari, nge mie ayam juga jarang….nahh yang tidak bisa saya tinggalkan adalah ngerujak.
Dan ternyata kalo makannya teratur, makan rujak juga tidak bermasalah (tidak kambuh magnya). Alhamdulilah selama 4 tahun saya kuliah sehat walafiat.emmhhh…. saya membandel lagi neh… makan tak karuan, dan akhir-akhir ini mulai terasa lagi…. Kumat lagi magnya….
Saya harus kembali ke jalan yang lurus….”pola makan yang teratur, tidak makan yang pedes-pedes, makan buah-buahan yang seimbang, kurangi makan empek-empek, dll(yang mengundang datangnya om mag).
Oh iya tips bagi yang malas makan nasi, biasanya saya nyemil tapi bukan ciki, biasanya makanan yang berbau roti, biscuit dll. Tapi sebaiknya makan nasi jangan di abaikan, karena perut kita sudah terbiasa dengan makanan yang satu itu.
Penyakiat obat mag ada pada dirimu sendiri, jika ingin sembuh sayangi dirimu.

Kisah Akhir Tahun

Akhirnya cita-cita telah tercapai

22 November di wisuda artinya selesai lah kuliah…

3 Desember start kerja yang artinya kehidupan di kantor baru dilakukan….

Alhamdulilah..semua sesuai dengan rencana..”Tepat sesuai dengan waktunya”, ….

Akhir tahun yang benar benar menyenangkan…

22 November 08

sabtu 22 November wisuda untuk sarjana dan ahli madya di laksanakan juga, peserta wisuda ada 259 orang ( lumayan banyak juga, sampai ga bisa nambah undangan).. wah seru banget deh!!

kegembiraan yang tiada terkira, Alhamdulilah akhirnya perjuangan selama 4 tahun berakhir juga, tapi ini bukan akhir dari segalanya tapi titik awal menuju kehidupan yang berbeda..

kegembiraan yang tiada terhingga, Alhamdulilah orang tua saya tersenyum lebar ketika sang anak dipanggil dengan nilai yang sangat memuaskan.

kegembiraan yang tiada tertara, dimana sahabat, teman dekat, kakak tingkat, adik asuh dan kawan-kawan yang hadir memberikan selamat, ( terharu pokonya)!!

terimakasih Ya Allah atas nikmat yang telah Enggkau berikan

Terasa Jenuh!!

Abis Kuliah, ngapain ya enaknya!! orang bilang “ya kerja laah…!!” ezttizz… itu si jelas..

Duuh biasanya sibuk, terus agak nyantai jadi terasa aneh hidup ini.

semangat aja lah..

Ajang Reuni…

seminggu lagi mau sidang, Ya lumayan dek-dekan.. soalnya pengujinya luar biasa juga. ketua pengujinya pak saulus..kalo di kampus para mahasiswa merasa takut kalo berhadapan dengan beliau…he..maklum bapak dosen yang satu ini ilmunya luar biasa keren..

He..he 11 Agustus 2008 saya senang bisa berjumpa dengan kaka angkatan tua. mhh..buat Bang “Gandi” yang ulang tahun terimakasi makan-makannya, dan kita akhirnya ketemu dengan asisten angkatan tua deh…

Alhamdulilah ada kak adit..”makin kurus aja”, padahal tiap hari ketemu duit.. ko bisa kurus ya.. hix..hix.. narsisnya tetep, joroknya masih, gokil juga. duuuh..udah kerja di bank mandiri masih aja iseng!! ga ada malu-malunya.

ditambah kak hari…perut penampung makanan, apa aja di sikat… mhhh kalian emang masih lucu aja. cuman kak yoga aja yang pendiam… yang ini serius baget..!!

terimakasih semuanya…telah menghibur setidaknya menghilangkan rasa dek-dekan…

Semoga sidangnya dilancarkan, dan mendapatkan nilai yang bagus..